Mandau,MenaraRiau.com-Memasuki bulan oktober 2026 curah hujan di kota Duri meningkat hampir setiap hari hujan menjadikan saluran parit pembuangan limbah rumah tangga tergenang air dan sampah membuat berkembang pesat nya nyamuk dan tidak tertutup kemungkinan bibit nyamuk demam berdarah ( DBD), begitu ungkap ketua pengurus mesjid Al Bayan kota Duri Ali Rosmandi, SE. MPD kepada wartawan pada Sabtu ( 17/10/2026 )
Berdasarkan lokasi mesjid yang diapit pemukiman warga dan bersebelahan dengan kebun warga berupa hutan sawit dan tumbuhan liar membuat sekitar mesjid sedikit semak dan subur nya berkembang biaknya semua jenis nyamuk.
Untuk itu berdasarkan hasil musyawarah jemaah mesjid dan semua Rt. dari satu sampai lima dan serta ketua RW. 21 Kel. Air Jamban Kecamatan mandau menyepakati diadakan nya bergotong royong dan objek yang dikerjakan yaitu pembersihan parit pembuangan,membersih jalan menuju mesjid dan sekitar pekarangan mesjid , begitu ungkap Ketua RW 21.
Tepat jam 08.30 Wib para jemaah mesjid dan warga sekitar sdh berkumpul dengan membawa masing ² peralatan dan langsung bekerja tanpa diperintah .
Terlihat yang menjadi prioritas utama adalah parit buangan air limbah rumah tangga yang selama ini banyak tumpukan sampah dan air tergenang dan juga pemotongan rumput di sekitar parit , masing -masing punya kesibukan dan tidak tangung tanggung semua RT turun langsung.
Dari lapangan terlihat yang bergotong royong dari yang usia muda dan sudah lansia begitu bersemangat saling bahu membahu begitu kuatnya silaturrahmi mereka baik jemaah mesjid dan warga setempat.
Damrizal selalu ketua RT. 03 /RW.21 juga mengatakan bahwa kegiata gotong royong seperti ini sering di lakukan , selain untuk membersihkan lingkungan mesjid, menjalin silaturrahmi dan menguatkan ukhuwniyah Islam dan meningkatkan persaudaraan , tutup Damrijal ( Ketua RT. 03).**






