DUMAI,MenaraRiau.com – Ikatan Keluarga Masyarakat Batak Dumai (IKMBD) merayakan Hari Ulang Tahun yang ke-34 dengan penuh semangat. Acara berlangsung di Gedung Sri Bunga Tanjung (Pendopo) jalan Putri Tujuh, Kota Dumai, Provinsi Riau, Minggu (13/9/2026).
Perayaan HUT ke-34 IKMBD mengusung tema dari bahasa asli Batak, “Tappak Na Do Tajom Na, Rim Ni Tahi Do Gogo Na,” ” Tema ini menggambarkan pentingnya persatuan di tengah komunitas Batak.
Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto dan H. Johannes MP Tetelepta, S.H., M.M. turut hadir dan disambut dengan tarian Tor-tor. Acara ini juga dihadiri oleh pengurus IKMBD, tokoh agama, tokoh masyarakat, Anggota DPRD Dumai Jungjung Simorangkir serta tamu undangan lainnya.
Wakil Walikota Dumai Sugiyarto kata sambutan nya, menyampaikan, terimakasih buat IKMBD yang merayakan HUT ke 34 Tahun IKMBD: ,dan mari kita tingkatkan pentingnya persatuan antar suku, dan mari selalu menjaga kerukunan. Salam dari Bapak Walikota Dumai yang seyogianya beliau juga ingin hadir dalam kegiatan hari ini. Tetapi mungkin beliau ada sesuatu hal yang sama-sama pentingnya dan memberikan waktunya kepada saya untuk hadir dalam acara HUT IK MBD ke 34 tahun ini.
Suku Batak sudah terbukti memang mempunyai peran aktif dan peran besar kepada Pemerintah Kota Dumai. Seperti Tadi disampaikan oleh Ketua Panitia, dalam menyambut HUT yang ke-34 tahun ini, melakukan kegiatan bakti sosial. Dan kami atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Dumai mengucapkan terima kasih atas kegiatannya telah membantu masyarakat kita bersama.
Mudah – mudahan kegiatan yang dilakukan dalam memperingati HUT ini bukan hanya kegiatan yang sifatnya seremonial, mudah-mudahan menjadi kegiatan rutinitas. Dan saya yakin kalau saudara-saudara kami Batak sudah bergerak,, barang itu selesai., Canda Wakil Walikota ini.
Bapak, Ibu yang dirahmati Allah, saya pingin tahu filosofi Batak ini, ‘Tappak Na Do Tajom Na, Rim Ni Tahi Do Gogo Na,” Saya betul enggak tahu, tapi saya juga pingin btahu apa arti makna dari peribahasa itu. Tidak berbeda jauh rupanya dengan apa yang ada di masyarakat kami Jawa, yaitu Rukun Agawe Santoso, Crah Agawe Bubrah. Di mana setiap orang yang bersatu insya Allah akan mendapatkan kekuatan, ketajaman seperti yang tercantum dalam peribahasa, Katanya.
Kami dari Pemerintah Kota Dumai mengucapkan selamat ulang tahun IKMBD Kota Dumai yang ke-34. Mudah-mudahan dengan keberadaan IKMBD ini memberikan kontribusi yang nyata, yang sungguh dan memberikan dampak positif untuk Pemerintah Kota Dumai. Dan saya yakin dengan potensi-potensi, khususnya anak-anak muda kami masyarakat Batak Dumai.
“Kami akan terus mendukung kegiatan IKMBD ke depan dengan prosedur yang benar. Perayaan ini adalah ajang penting untuk mempererat silaturahmi antaranggota dan komunitas,” ujar Sugiyarto.
Ketua Umum IKMBD, Parlindungan Sinaga, mengungkapkan rasa antusiasnya dalam merayakan HUT ke-34 tahun ni. Ia berharap acara ini dapat memperkuat ikatan komunitas serta meningkatkan apresiasi terhadap budaya Batak.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Dumai atas perhatian dan dukungan yang diberikan, terutama bagi Ikatan Keluarga Masyarakat Batak Dumai,” tambah Parlindungan.
Ketua IKMBD ini juga meminta kepada Wakil Wali Kota Dumai, agar memperhatikan anggota IKMBD yang kurang mampu bisa dipermudah mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah dan juga tolong diperhatikan PNS-PNS dari pengurus IKMBD agar bisa diberi kesempatan dan dipercaya di pemerintahan Pemko Dumai.
Tetapi dipertengahan tahun ini ada tantangan yang dihadapi IKMBD,i adanya konflik dengan BKGD terkait pengelolaan tanah kuburan kristen di Simpang Murini. Tetapi kami pengurus IKMBD hanya menjalankan tugas melindungi dan meringankan beban anggota IKMBD atas pungutan-pungutan uang di tanah kuburan kristen Dumai.
Puji Tuhan konflik mulai mereda dan mulai terjalin hubungan baik dengan Ketua Umum BKGD periode 2026-2030 terpilih Bapak Pendeta Bedwin Simanjuntak dan Bapak Pendeta Donal Kumayas, kami sudah mencari solusi terbaik bagi umat Kristen Kota Dumai dengan tidak membebani pungutan – pungutan uang atas penggunaan tanah kuburan kristen., Ujar Parlindungan Sinaga
IKMBD, yang didirikan pada 13 September 1992, berkomitmen untuk melestarikan dan mempromosikan budaya Batak di Dumai. Perayaan HUT ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antaranggota dan masyarakat Dumai. Pungkas Parlindungan Sinaga.
Ketua panitia acara Benget Pasaribu, mengatakan, terimakasih kepada pengurus IKMBD dan ketua – ketua parsahutaon batak Dumai yang tergabung dalam IKMBD yang sudah mendukung IKMBD selama ini.
“Puji Tuhan, atas terselenggaranya acara ini, kami dari panitia mengucapkan terimakasih yang sudah memberi dukungan bagi kami. Semoga kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Batak Kota Dumai,” Pungkasnya
Acara pun dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun ke-34 IKMBD dan pemasangan kain ulos oleh Pengurus IKMBD kepada Wakil Walikota Dumai Sugiyarto, Wakil DPRD Dumai Johannes Talepta, Pendiri IKMBD Peruntungan Pane, dan Anggota DPRD dari Partai Gerindra Jungjung Simorangkir.**
(H. Hutapea)








