Type Here to Get Search Results !

IKLAN

 



 

Secara Transparan Bendahara Umum Sajikan Laporan Keuangan IKMBD, Saldo Kas Tembus Rp171 Juta di September 2026

 



DUMAI,MenaraRiau.com — Herwin Marbun Bendahara Ikatan Keluarga Masyarakat Batak Dumai (IKMBD) memaparkan atau merilis laporan keuangan secara terbuka dan transparansi kepada publik dan seluruh ketua Parsahutaon atau yang mewakili yang hadir pada saat Rapat dan sekaligus HUT IKMBD di Gedung Sri Bunga Tanjung, Jalan Putri tujuh, Minggu (13/9/2026).


Dalam laporan nya Bendahara IKMBD ini mengatakan bahwa sampai per 13 September 2026, saldo kas akhir IKMBD tercatat mencapai Rp171.172.032 juta.


Peningkatan signifikan pada saldo kas bulan September ini ditopang dari penerimaan dana sisa hasil penjualan tanah IKMBD di Simpang Murini serta alokasi pembelian kantor IKMBD yang berlokasi di Jl. Pulau Mampu No. 08A Dumai yang dimana sisanya sebesar Rp90. juta, ujar Herwin Marbun dalam penjelasannya.




Perjalanan Transparansi Keuangan dan Dinamika Kas .Sebelumnya, pada laporan keuangan bulan Agustus 2026, IKMBD mencatatkan saldo awal sebesar Rp93.667.032. Selama bulan Agustus, total penerimaan (debit) mencapai Rp3.196.000 yang bersumber dari iuran tahunan Perusahaan Damai Sejahtera (PDS) serta dana balik dari perjalanan pengantaran jenazah oleh armada ambulan IKMBDi.


“Tetapi pada bulan yang sama, pengeluaran (kredit) sebesar Rp10.476.000 (Sepuluh juta empat ratus tujuh puluh enam ribu) digunakan untuk pembiayaan angsuran mobil ambulans, santunan duka anggota, operasional kantor (listrik dan WiFi), serta gaji dua orang supir dan admin kantor, ” Ujarnya.


Rekapitulasi sejarah keuangan IKMBD dari tahun ke tahun memperlihatkan perkembangan yang cukup solid:


Februari 2022 (Pasca Pelantikan): Rp700.000,


Akhir Tahun 2022: Rp28.839.000


Akhir Tahun 2023: Rp48.022.000


Akhir Tahun 2024: Rp23.645.000


Akhir Tahun 2025: Rp33.304.032


September 2026: Rp171.172.032


Perjuangan Pengurus dan Pengetatan Anggaran


Pengungkapan data keuangan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban saya sebagai Bendahara Umum IKMBD, sejak saya dipilihkan sebagai Bendahara, Ucapnya.


Herwin Marbun mengingatkan kembali dinamika awal organisasi yang sempat mengalami defisit kas pasca pelantikan pengurus di bawah kepemimpinan Parlindungsn Sinaga.


Kala itu, pengurus IKMBD yang baru terpilih harus menalangi biaya sewa gedung Hotel Grand Jury sebesar Rp40.000.000 untuk biaya pelantikan, dan itu dengan dana pribadi saya untuk mendahulukan karena kas IKMBD dari pengurus lama sangat minum yaitu, sebesar 700 ribu rupiah.


Dan defisit tersebut perlahan dapat ditutupi berkat dukungan gotong royong para tokoh dan pengurus, seperti bantuan dari Ketua Pembina Paruntungan Pane Sitorus dan Junjung Simorangkir, ujar Herwin Marbun


Ia juga mengatakan demi memajukan organisasi IKMBD di Kota Dumai serta kontribusi baju seragam dinas tanpa membebani kas organisasi, saya jahitkan untuk kami beberapa pengurus. Jadi ada pemberitaan mengatakan pengurus IKMBD menggelapkan uangan, uang apa dan darimana uang itu digelapkan, kami sebagai pengurus terbuka. Katanya.


Manajemen IKMBD kini menerapkan kebijakan ketat: dana kas hanya diperuntukkan bagi kegiatan yang sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) tiap sektor/wilayah. Kegiatan di luar perencanaan ditanggung secara mandiri melalui partisipasi pribadi pengurus, sehingga transparansi dan akuntabilitas dana anggota tetap terjaga dengan baik.



Pihak pengurus Ikatan Keluarga Masyarakat Batak Dumai (IKMBD) secara tegas menepis tuduhan yang mengarah pada penggelapan dana organisasi. Pengurus memastikan bahwa seluruh tata kelola keuangan IKMBD dijalankan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, ucap Herwin Marbun dengan Tegas.


Dalam keterangan resminya, pengurus IKMBD menegaskan bahwa desas-desus mengenai penyelewengan dana tersebut sama sekali tidak berdasar dan tidak sesuai dengan fakta yang ada.


Seiring dengan penjelasan ini kami dari pengurus juga mengimbau seluruh warga Parsahutaon yang masih memiliki kewajiban iuran untuk segera melunasinya.


Pembayaran iuran tepat waktu sangat diperlukan demi kelancaran operasional dan program-program kerja organisasi ke depan.


“Kami sebagai Pengurus IKMBD berharap seluruh anggota IKMBD dan pengurus parsahutaon tetap solid, tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak benar, serta terus mendukung keberlangsungan kegiatan IKMBD" Tutupnya mengakhiri.**


 (H. Hutapea)

Baca Juga

iklan