Duri – MenaraRiau.com-Seiring perjalanan waktu yang panjang dan jika kita tarik waktu kebelakang , Bangsa Indonesia memiliki sejarah panjang , dari zaman kolonial / penjajahan hingga merdeka 17 Agustus 1945 yang didapat dengan pengorbanan pisik, darah dan nyawa oleh para pejuang kemerdekaan pada waktu itu , yang dilakukan oleh seluruh suku bangsa indonesia dari sabang sampai maraoke dengan tekat semangat " Merdeka atau Mati " .
Delapan puluh tahun bangsa ini telah merdeka saat nya menikmati hasil dari kemerdekaan itu , namun apa yang terjadi di depan mata terlihat jelas dalam konteks berbangsa bertanah air satu dan dalam penerapan UUD 1945 pasal 33 ayat 3 sebagai berikut : Bumi dan Air dan kekayaan alam yang terkandung di dalam nya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar - besar kemakmuran rakyat " diduga seperti kata kiasan saja , karena dalam pelaksanaan nya tidak seirama dengan pengorbanan para pejuang kemerdekaan kita waktu itu , hasil bumi dan kekayaan alam diduga banyak diambil oleh para pengusaha dan penguasa yang kurang peduli kepada rakyat yang miskin dan terkebelakang , di mana letak " kemakmuran rakyat itu " ? begitu tegas Gunawan . SH dengan nada suara berapi - api saat diminta tanggapan nya tentang arah pembangunan bangsa Indonesia saat ini , pada Minggu ( 8 /2/2026 )
Gunawan SH yang pernah mengenyam pendidikan LEMHANAS , didampingi oleh sekretaris Hans Noverman dan Bendahara EdJon Jerinimus menegaskan lagi bahwa pembangunan yang dilaksanakan selama ini banyak ketimpangan kurang tepat sasaran seperti pendidikan yang mengakibatkan lemah nya Sumber Daya Manusia ( SDM ) , kurangnya lapangan kerja berakibat masih banyak pengangguran, Penegakan suprmasi hukum yang masih perlu di benahi dan masalah lainnya yang belum teratasi
Saat ini dibawah kepemimpinan presiden Bapak Prabowo Subianto memberikan sinyal yang baik , arah pembangunan kedepan nya sangat terarah dan jelas visi misinya dengan melahirkan program 8 ASTA CITA , bertujuan membuat kerangka pembangunan yang terarah, dan dapat dirasakan seluruh masyarakat khususnya masyarakat miskin dan terkebelakang.
Tegasnya lagi bahwa program 8 Asta Cita sangat jelas arah pembangunan bangsa ini dari proses Demokrasi, Penegakan Hukum, konsep Idologi mempertahankan Pancasila dan UUD 1945 , menciptakan lapangan kerja dalam rangka menghapus jumlah pengangguran, mengembalikan hak - hak rakyat dalam keadilan dan kemakmuran, pemberantasan korupsi dan narkoba, pelestarian alam / lingkungan hidup serta dalam pelaksanaan toleransi beragama dan budaya.
Sudah sangat jelas arah pembangunan kedepan ini, saya secara pribadi mengajak seluruh rakyat Indonesia dari sabang sampai maraoke khususnya Provinsi Riau mendukung program 8 ASTA CITA , agar cita - cita para pejuang kemerdekaan terwujud dengan terciptanya rakyat mendapatkan keadilan yang seadil - adil nya dan kemakmuan yang merata kedepan nya tutup Gunawan SH dengan semangat membara , Red. ( Apan Sari )




