BENGKALIS ,MenaraRiau.com- Polres Bengkalis bersama unsur TNI, BPBD, BBKSDA, Masyarakat Peduli Api (MPB) dan pemerintah setempat terus melakukan upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Bengkalis.
Pada Minggu (30/8/2026) mulai pukul 08.00 WIB, tim gabungan melaksanakan pengecekan, pemantauan dan pendinginan di lokasi Karhutla yang berada di Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis.
Lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±12 hektare. Kondisi api di lokasi telah padam setelah diguyur hujan, namun masih terdapat asap sehingga petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada potensi munculnya kembali titik api.
Sebanyak 70 personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari BPBD Talang Muandau, TRC BPBD Kabupaten Bengkalis, TNI, Polri, MPB Desa Tasik Tebing Serai, BBKSDA, Camat Talang Muandau-Regadam serta Pemerintah Desa Tasik Tebing Serai.
Petugas juga mengerahkan sejumlah peralatan pemadaman dan pendinginan, seperti mesin mini striker, selang, nozzle dan selang isap dari BPBD, MPB maupun Polri.
Selain melakukan pendinginan dan pembasahan lahan, tim gabungan juga melakukan verifikasi titik panas melalui Dashboard Lancang Kuning, sekaligus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi di lokasi tetap aman.
Polres Bengkalis bersama seluruh unsur terkait berkomitmen untuk terus meningkatkan pemantauan dan penanganan Karhutla guna mencegah munculnya kembali titik api serta menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi aman dan terkendali.





