PEKANBARU ,MenaraRiau.com- Dalam satu wadah organisasi, perlu memperkuat silaturahmi, komunikasi, kolaborasi serta harmonisasi untuk memperlancar koordinasi dan kerjasama yang baik tentunya.Hal ini ditegaskan Ketua Dewan Pimpinan Daerah, Gabungan Wartawan Indonesia (DPD GWI) Provinsi Riau, Bowoziduhu Bawamenewi di Pekanbaru. Rabu, (01/07/2026).
Dikatakannya, organisasi GWI yang di dalamnya tergabung para Wartawan dengan beragam nama Media masing-masing, dengan memiliki pola pikir yang dewasa sehingga saling mengisi dan menghormati peran serta kepentingan masing-masing.
Namun di satu sisi, diharapkan lebih memperkuat dan membesarkan nama GWI sebagai wadah yang menaungi Wartawan dan atau Jurnalistik yang berlatarbelakang tergabung di berbagai Media.
"Tentu saya memulai dari internal DPD GWI Riau yang saya pimpin untuk lebih proaktif, komunikatif, sinergi dan harmonisasi yang baik. Demikian juga dengan seluruh DPC GWI yang ada di Kabupaten Kota di Riau untuk melakukan hal yang sama," kata Ketua GWI Riau yang biasa disapa Bomen itu.
Ia juga mendorong seluruh DPC GWI yang sudah terbentuk di sejumlah Kabupaten di Riau, supaya membenahi struktur kepengurusan dan persiapan Pelantikan.
Hal itu ia pertegas supaya akses kerja sama Media di Pemerintah Daerah, TNI-POLRI dan Perusahaan dan lainnya dapat dipermudah dan dilancarkan, karena keabsahan dalam struktur kepengurusan organisasi profesi merupakan identitas dan legalitas yang sah sesuai Badan Hukum Organisasi.
"Kunci paling utama yang mampu memperkuat suatu organisasi adalah komunikasi, koordinasi, silaturahmi dan kolaborasi, karena kita antara satu dengan yang lainnya memang saling membutuhkan, maka kita harus benar-benar lebih Cerdas, Berani, Masif dan Militan," tegas Bomen.
Dengan begitu, sambungnya, langkah ini diambil untuk memastikan Wartawan, dengan kata lain Pers, tetap menjadi Pilar Demokrasi yang independen dan profesional.
DPD GWI Riau dapat mendukung penuh DPP GWI Pusat yang kemudian DPP GWI Pusat mendukung langkah Dewan Pers meminta Pemerintah Pusat untuk membenahi Tata Kelola Kerja Sama Media di Daerah.
"Kesempatan ini jangan kita sia-siakan, kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Mulailah kita benahi segala kekurangan yang ada dengan masing-masing Bidang lebih proaktif lagi. Terlebih-lebih DPC-DPC di daerah yang belum terbenahi kepengurusannya untuk segera membenahi kekurangannya," terang Bomen.
Terakhir ia juga menyampaikan bahwa, GWI Riau tetap dalam koridor, yaitu Satu Komando. Hal itu dijelaskan Bomen setelah mendapat keterangan terbaru dari Ketua Umum DPP GWI, Andera, belum lama ini.
Hal itu diperkuat dengan posisi Bomen selalu Ketua DPD GWI Riau yang pernah dilantik langsung oleh DPP dan DPD juga telah melantik sejumlah DPC, maka seluruh DPC berpedoman pada keputusan DPD yang kemudian DPD berpedoman pada keputusan DPP.
"Dalam perbincangan saya dengan Ketum GWI belum lama ini, Ketum kembali menegaskan bahwa, GWI Riau satu Komando, dalam arti DPC mematuhi keputusan dari DPD dan DPD mematuhi keputusan dari DPP," jelas Bomen.
Untuk itu, ia menghimbau kepada seluruh rekan-rekan baik pengurus DPD maupun pengurus DPC GWI di Riau untuk memperbaiki dan atau melakukan evaluasi untuk membenahi segala kekurangan di dalam struktur kepengurusan.
Di sisi lain, ia juga mendorong para Wartawan yang tergabung di GWI agar tetap menjaga hubungan baik terhadap semua elemen supaya hubungan silaturahmi tetap terjaga dengan baik.
"Memperbaiki struktur, membuat Baju GWI, mengurus KTA dan seluruh kelengkapan yang dibutuhkan serta persiapan pelantikan, supaya kita terlihat lebih berwibawa hingga relasi tidak ragu bekerja sama baik di organisasi maupun di Media kita masing-masing," ujar salah satu Wartawan senior itu. ***




