Jakarta -Menara Riau .com-Keikut sertaan YD Strap Bag Tenun dalam ajang Pameran Persit BISA Vol. II yang Sedang berlangsung pada 7–9 Mei 2026 menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam perhelatan wastra dan kriya Nusantara tersebut. Hal ini tidak terlepas dari dukungan penuh berbagai jajaran Persit yang turut mendorong berkembangnya karya wastra Nusantara agar semakin dikenal luas oleh masyarakat. Sejak tahap persiapan pra acara, berbagai bentuk dukungan dan koordinasi telah dilakukan secara maksimal untuk memastikan booth,
Produk, hingga konsep promosi dapat tampil optimal selama pameran berlangsung pada 7–9 Mei 2026. Semangat kebersamaan tersebut mendapat perhatian besar dari Ny. Ira M. Fadjar selaku Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PG Kostrad yang terus memberikan motivasi agar karya-karya anggota Persit mampu berkembang menjadi produk kreatif yang bernilai ekonomi sekaligus memiliki identitas budaya Indonesia yang kuat. Dukungan serupa juga diberikan oleh Ny. Ira Fikri Musmar selaku Ketua Persit KCK Koorcab Divif 1 PG Kostrad serta Ny. Debi Roihan Hidayatullah selaku Ketua Cabang XI Brigif 13 yang aktif mendukung persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Minggu kemarin, 10 Mei 2026.
Memasuki hari pembukaan Persit BISA Vol. II bertempat di booth 22, karya strap bag tenun hasil kreasi Ny. Dyah Fandy Dharmawan hadir membawa nuansa elegan yang memadukan nilai tradisional tenun Nusantara dengan desain modern yang berkelas. Sejak hari pertama pembukaan, booth ini langsung dipadati pengunjung yang tertarik melihat detail motif tenun, kualitas bahan, hingga konsep penggunaan wastra Nusantara dalam produk fashion yang lebih fleksibel dan kekinian.
Antusiasme besar semakin terasa ketika booth 22 mendapat perhatian langsung dari Ny. Selvi Ananda selaku Istri Wakil Presiden Republik Indonesia. Kunjungannya Ny. Selvi memberikan apresiasi terhadap inovasi produk tenun yang mampu menghadirkan identitas budaya Nusantara dalam bentuk yang elegan dan modern. Sebagai Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) periode 2024–2029, Ny. Selvi menyampaikan rasa bangga terhadap karya lokal yang berkembang dan memiliki potensi besar memperkenalkan wastra Nusantara.
Kemeriahan pameran semakin meningkat pada hari kedua ketika booth YD Strap Bag Tenun diserbu rombongan Persit dari berbagai jajaran. Kehormatan turut hadir melalui kunjungan Bapak Jenderal TNI Maruli Simanjuntak selaku Kepala Staf Angkatan Darat bersama Ny. Uli Maruli Simanjuntak selaku Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana. Bahkan Ny. Uli Maruli secara khusus mengunjungi booth YD Strap Bag Tenun pada hari pertama dan kembali hadir pada hari kedua sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas dan pemberdayaan karya Persit. Kunjungan Persit Pusat, Persit BAIS, Persit PG Kostrad, hingga Persit Koorcab Divif 1 PG Kostrad tampak antusias melihat sekaligus membeli produk strap bag tenun yang dipamerkan. Dukungan juga datang langsung dari Ny. Ira M. Fadjar selaku Ketua Persit KCK PG Kostrad serta Ny. Ira Fikri Musmar selaku Ketua Persit KCK Koorcab Divif 1 PG Kostrad yang turut memeriahkan booth dan membeli produk khas tersebut.
Memasuki hari ketiga, antusiasme pengunjung tetap tinggi dan tidak menunjukkan tanda penurunan. Rombongan Persit dari berbagai wilayah Nusantara terus berdatangan untuk melihat secara langsung koleksi strap bag tenun yang dipamerkan. Di antaranya hadir rombongan Ibu Danyon dari jajaran Kodam Tanjung Pura, Ibu Tryas Akmil 2006, Ibu Danyon 844, Ibu Danyon 305, serta rombongan dari jajaran Kodam V yang turut memberikan apresiasi terhadap kualitas dan keunikan produk. Tingginya minat pengunjung selama tiga hari pelaksanaan pameran berhasil membawa YD Strap Bag Tenun mencatat pencapaian penjualan yang membanggakan, dengan total 176 buah strap bag terjual. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa wastra Nusantara memiliki daya tarik kuat ketika dikemas secara inovatif, sekaligus menjadi awal,perjalanan YD Strap Bag Tenun untuk terus memperkenalkan keindahan tenun Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas.
Salah satu produk yang paling diminati adalah Strap Tenun Troso Jepara Pendek dengan jumlah stok awal sebanyak 134 buah dan berhasil terjual sebanyak 60 buah selama tiga hari pameran. Tingginya angka penjualan tersebut menunjukkan bahwa motif Troso Jepara dengan desain pendek menjadi favorit pengunjung karena tampil modern namun tetap mempertahankan nilai tradisional khas Nusantara. Produk Strap Tenun NTT Pendek juga menjadi salah satu unggulan dengan total penjualan mencapai 31 buah dari stok awal 46 buah. Strap Tenun Bali Pendek mencatat total penjualan sebanyak 16 buah dari stok awal 27 buah, sedangkan Strap Tenun Kalimantan Pendek berhasil habis terjual seluruhnya dengan total 12 buah. Pada kategori strap panjang, Strap Tenun Troso Jepara Panjang berhasil mencatat penjualan penuh sebanyak 16 buah dari stok awal yang tersedia. Strap Tenun Bali Panjang juga hampir habis terjual dengan total 15 buah dari stok awal 16 buah, sementara Strap Tenun Kalimantan Panjang terjual sebanyak 14 buah dari total stok 15 buah. Adapun Strap Tenun NTT Panjang yang memiliki stok terbatas sebanyak 4 buah langsung habis terjual. Sementara itu, produk Strap Tenun NTT Mini berhasil terjual habis sebanyak 10 buah.
Sumber,Brigif 13 Galuh




