Bengkalis,MenaraRiau.com-Polsek Rupat Utara bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong untuk membantu perbaikan lima rumah warga yang terdampak bencana alam angin puting beliung di Jalan Batin Ngok, RT 01 RW 05, Dusun Mak Dewa, Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara.
Bencana angin kencang tersebut menyebabkan kerusakan pada lima unit rumah warga, terdiri dari empat rumah permanen dengan atap seng mengalami Rusak beratserta satu rumah kayu beratap daun rumbia yang mengalami rusak ringan.Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan material cukup signifikan sehingga membutuhkan penanganan cepat.
Kegiatan gotong royong ini dipimpin langsung oleh .Kapolsek Rupat Utara AKP Herman, SH,bersama Kapos Sandar Pol Airud Tanjung Medang Aiptu Dedi Sukma, Bhabinkamtibmas Desa Titi Akar, Hutan Ayu, dan Suka Damai Bripka Naik Hutabarat,serta lima personel Polsek Rupat Utara. Turut hadir dan berpartisipasi Kadus Mak Dewa dan Apanketua RT dan RW Dusun Mak Dewa,Kasi Pelayanan Desa Titi Akar Ahong,Kasi Pemerintahan Arifperwakilan BPD Titi Akar yakni Aghin serta masyarakat setempat.
Kehadiran Polri dalam kegiatan gotong royong ini bertujuan meringankan beban warga yang terdampak. Dengan kebersamaan antara polisi dan masyarakat, proses perbaikan rumah dapat berjalan lebih cepat sehingga bisa segera ditempati kembali. Warga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan Polri yang dianggap sangat membantu di tengah kesulitan.
Selain membantu perbaikan rumah, kegiatan ini juga mempererat hubungan silaturahmi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa dan harta benda. Ia mengingatkan agar masyarakat berhati-hati baik di daratan maupun di perairan, karena cuaca buruk seperti hujan lebat, petir, dan angin kencang dapat menyebabkan pohon tumbang, tanah longsor, banjir serta gelombang tinggi yang berpotensi menenggelamkan kapal.
Kegiatan gotong royong ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat serta bentuk sinergi dalam menghadapi bencana dan membangun kembali lingkungan yang terdampak.
Red.MRC





